NASKAH SASMITO

SASMITO
Karya: SashmythaWulandari
Aktor 1 : Serpihan embun merapat pelan, berharap sesuatu terbaca dari debu yang menorah luka. Waktu berhenti berdetak, patah oleh detik-detik air mata … membuyarkan inci lamunan terbayang megah diujung pengharapan. (performance)

Actor II : masih tentang bencana iba ini tergelar. Masih tentang bencana air mata ini harus keluar, jeruji dosa telah membelit akal hingga tak mampu ku baca apa … apa … apapun! Apapun yang kau tulis untukku. Bayi itu … bayi itu tiba-tiba diam, khusyuk dalam kudusnya semesta. Apakah engkau ataukah langit yang tercipta lebih sulit??? Angin tak pernah berhenti bertasbih … hujan tak pernah berdusta!!

Actor III :
Aku bukan siapa-siapa diatas 99 nama cintamu ya rabb …
Aku tak berhak menjadi habil, aku tak layak mendapatkan labuda …
Aku hanyalah seonggok jasad pada jiwa yang berkarat!
Telaga telah keruh oleh nista, batu-batu kali menjelma nisan tanpa nama … tak satu jiwa tanpa seorang pengamat-Nya, maka merenunglah … dari apa asal jadinya.
Demi langit yang menabur hujan dan bumi yang tergelar … masih adakah pertapa yang kelak menuntunku pulang, menemukan kembali simponi kedamaian???
Latar :
Gerhana membawa sinar kepedihan. Berjuta asa terkurung kepalsuan. Berjuta jiwa teriak dalam kebisuan, sebab tak tau arah sang fajar (performance 3x).

Actor IV :
Gerhana takkan selamanya, ketakutan yang selalu pasang akan berubah menjadi gelombang kepasrahan. Sepasang Dzat tak pernah berhenti menatap. Melirik setiap nista dan bahagia. Diatas segala niscaya, fajar keikhlasan akan dating menyapa … (music meninggi, klimaks, selesai).

Komentar

Postingan Populer